Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

AUD Melonjak, CPI Australia Panas Dorong Spekulasi RBA Lebih Hawkish

AUD Melonjak, CPI Australia Panas Dorong Spekulasi RBA Lebih Hawkish

Analisis AUD Melonjak, CPI Australia Panas Dorong Spekulasi RBA Lebih Hawkish - Data Pasar 2026-02-25

Dolar Australia (AUD) tampil sebagai pemenang di antara mata uang utama, menguat sekitar 0,7% dan bertahan di atas 0,7100 pada akhir sesi Asia, Rabu. Penguatan ini dipicu lonjakan ekspektasi bahwa Bank Sentral Australia (RBA) bisa mempertahankan sikap lebih ketat menyusul data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan.
Biro Statistik Australia melaporkan CPI Januari naik 0,4% secara bulanan (MoM), menguat tajam dibanding 0,1% pada Desember. Ukuran inflasi inti, CPI Rata-rata Terpotong, juga naik 0,3% MoM—lebih cepat dari 0,2% sebelumnya—memberi sinyal tekanan harga belum benar-benar mereda.
Secara tahunan, CPI Rata-rata Terpotong tumbuh 3,4% (YoY), sedikit di atas perkiraan dan pembacaan sebelumnya 3,3%. Sementara itu inflasi utama bertahan di 3,8%, padahal Pasar memperkirakan turun ke 3,7%. Kombinasi data ini memperkuat narasi bahwa inflasi masih “lengket”, sehingga ruang bagi RBA untuk tetap hawkish kembali terbuka.
Dalam rapat kebijakan awal bulan, RBA memang masih menjaga opsi pengetatan lanjutan, meski sudah menaikkan suku bunga 25 BPS ke 3,85%, dengan alasan risiko inflasi yang kembali menguat. Gubernur RBA Michele Bullock menegaskan, “denyut inflasi terlalu kuat” dan bank sentral tidak ingin inflasi lepas kendali lagi—pesan yang kini makin relevan setelah rilis CPI terbaru.
Dari sisi eksternal, Dolar AS (USD) melemah setelah pidato kenegaraan pertama Presiden AS Donald Trump di hadapan sidang gabungan Kongres. Trump memuji Tarif era pemerintahannya sebagai pendorong pemulihan ekonomi, sekaligus mengkritik Mahkamah Agung terkait putusan yang tidak sejalan dengan kebijakannya—menambah lapisan ketidakpastian kebijakan.
Pada saat yang sama, Indeks Dolar AS (DXY) turun sekitar 0,13% ke area 97,75. Pelemahan USD ini ikut memberi ruang tambahan bagi AUD untuk melaju, memperkuat kombinasi katalis domestik (inflasi Australia) dan katalis global (sentimen USD).(alg)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Panduan & Informasi Resmi

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.