Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Dolar Menguat Tipis Jelang PCE, Risiko Iran Jadi Penopang

Dolar Menguat Tipis Jelang PCE, Risiko Iran Jadi Penopang

Analisis Dolar Menguat Tipis Jelang PCE, Risiko Iran Jadi Penopang - Data Pasar 2026-02-20

Dolar AS bergerak naik tipis menjelang rilis serangkaian data ekonomi AS, termasuk Personal Consumption Expenditures (PCE)—indikator inflasi yang paling sering dijadikan acuan oleh The Fed. Selain faktor data, meningkatnya risiko geopolitik di Timur Tengah ikut mengangkat permintaan aset aman (safe haven) dan menopang greenback.
Bloomberg Dollar Spot Index naik 0,1%, memperpanjang Penguatan menjadi hari kelima berturut-turut. Di sisi lain, Dolar Selandia Baru melemah setelah Gubernur bank sentral, Anna Breman, menyatakan ekonomi masih punya ruang pulih tahun ini tanpa memicu inflasi berlebihan—sinyal bahwa RBNZ mungkin tidak perlu mengetatkan kebijakan lebih lanjut.
Menurut Richard Franulovich (Westpac), kombinasi data AS yang membaik belakangan ini (termasuk klaim pengangguran semalam), sinyal The Fed yang lebih hati-hati, serta tensi AS–Iran membuat Dolar “terdorong” minggu ini. Meski begitu, ia menilai Dolar masih punya kelemahan struktural, sehingga investor jangka panjang seperti dana pensiun berpotensi tetap menjual saat Dolar menguat.
Pergerakan mata uang utama: NZD/USD turun 0,3% ke 0,5955, AUD/USD turun 0,2% ke 0,7041. Sementara USD/JPY naik 0,2% ke 155,31, dan EUR/USD turun 0,2% ke 1,1752.
Di Pasar Obligasi, Treasury AS relatif stabil. Imbal hasil (yield) US 10-tahun bertahan di sekitar 4,07%, menandakan Pasar masih “menunggu arah” jelang data PCE dan katalis berikutnya.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam Platform Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Panduan & Informasi Resmi

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.