Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Oil Sideways-Fluktuatif, Pasar Tunggu Hasil AS–Iran

Oil Sideways-Fluktuatif, Pasar Tunggu Hasil AS–Iran

Analisis Oil Sideways-Fluktuatif, Pasar Tunggu Hasil AS–Iran - Data Pasar 2026-02-16

Crude Oil bergerak liar—bolak-balik dari hijau ke merah—saat Pasar memantau risiko geopolitik jelang dimulainya lagi pembicaraan AS–Iran yang dijadwalkan berlanjut Selasa. Brent bertahan di kisaran $68/barel setelah mencatat dua pekan turun beruntun pertama tahun ini, sementara WTI bertahan dekat $63/barel.
Pemicu terbaru datang dari latihan militer laut Garda Revolusi Iran di area Selat Hormuz—jalur vital yang mengalirkan sekitar seperlima pasokan Minyak dunia, menurut kantor berita semi-resmi Tasnim. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump pada Jumat turut menaikkan tensi setelah menyebut pergantian rezim sebagai “hasil terbaik” bagi Iran—menambah tekanan ke Teheran menjelang perundingan di Jenewa.
Pergerakan harga juga cenderung “tipis tapi mudah tersentak” karena volume diprediksi rendah: AS & Kanada libur pada Senin, sementara China libur Imlek sepanjang pekan. Secara year-to-date, Minyak masih menguat lebih dari 10% karena eskalasi tensi Iran—dan risiko gangguan suplai di kawasan yang memompa sekitar sepertiga produksi Minyak dunia—menutupi kekhawatiran soal potensi surplus global. Namun reli itu sempat terkikis setelah risiko serangan langsung mereda dan IEA memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan tahun ini.
Menurut analis komoditas SEB, Bjarne Schieldrop, Pasar Minyak saat ini seperti “diam menunggu” hasil perundingan: jika tensi Iran benar-benar mereda, Brent berpotensi melorot kembali ke area $60 bahkan lebih rendah.
Sementara itu, pembicaraan yang dipimpin AS untuk mengakhiri perang Ukraina juga dijadwalkan mulai Selasa di Jenewa, namun peluang damai cepat—dan kembalinya barel Rusia secara besar—dinilai masih kecil. Serangan drone di pesisir Laut Hitam akhir pekan dilaporkan merusak infrastruktur di pelabuhan Taman dan tangki bahan bakar.
Harga terakhir (New York, 08:59):
Brent April: $67,94/barel
WTI Maret: $63,10/barel
Tidak ada settlement Senin (libur Presidents Day, AS)
Sumber: Bloomberg.com

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Panduan & Informasi Resmi

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.