
EUR/USD Menguat di Atas 1,1900 Jelang NFP AS
Pasangan EUR/USD menguat tipis dan bertahan di atas 1,1900 pada awal sesi Eropa Rabu, seiring Dolar AS masih ditekan menjelang rilis Nonfarm Payrolls (NFP) Januari yang tertunda. Pada perdagangan terbaru, EUR/USD berada di sekitar 1,192 dengan kenaikan harian kurang lebih +0,2%.
Sentimen utama datang dari pelemahan konsumsi data AS. Penjualan ritel AS Desember tercatat stagnan (0,0%) dan meleset dari perkiraan Pasar, memberi sinyal bahwa belanja konsumen—penopang besar ekonomi AS—mulai kehilangan momentum di akhir tahun.
Data tersebut memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve punya ruang untuk lebih akomodatif ke depan. Namun Pasar cenderung menahan diri karena hari ini fokus sepenuhnya mengarah ke NFP, yang diperkirakan naik sekitar 70.000 dengan tingkat penurunan 4,4%. Hasil yang lebih kuat berpotensi mengangkat Dolar dan menekan euro dalam jangka pendek.
Dari sisi pejabat The Fed, nada kebijakan masih tercampur. Sebagian menilai BI Rate dapat ditahan lebih lama sambil menyimpan data, dan pemangkasan lanjutan membutuhkan pelemahan Pasar tenaga kerja yang lebih nyata—komentar yang membuat Pasar semakin sensitif pada angka NFP hari ini.
Sementara itu di Eropa, faktor pendukung euro datang dari sikap ECB yang tetap bergantung pada data dan tidak terburu-buru mengubah arah suku bunga. Presiden ECB Christine Lagarde juga menegaskan ekspektasi inflasi kawasan euro dapat stabil di sekitar target 2%, meskipun lingkungan tetap penuh.
Kesimpulannya, euro saat ini “mengumpulkan tenaga” di atas 1,1900 karena Dolar melemah dan Pasar kembali menghitung peluang pelonggaran The Fed. Namun arah pergerakan setelah sesi Eropa sangat bergantung pada apakah NFP mengonfirmasi perlambatan kerja Pasar atau justru menunjukkan ketahanan yang cukup untuk mendorong kebangkitan Dolar. (asd)
Sumber : Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan Portofolio Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.
