Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Minyak Ngerem, Tapi “Bayang-bayang Hormuz” Masih Bikin Deg-degan

Minyak Ngerem, Tapi “Bayang-bayang Hormuz” Masih Bikin Deg-degan

Analisis Minyak Ngerem, Tapi “Bayang-bayang Hormuz” Masih Bikin Deg-degan - Data Pasar 2026-01-30

Harga Minyak turun pada Jumat (30/1) setelah reli tiga hari, ketika sentimen risk-off menyapu Pasar: saham Asia melemah dan Dolar menguat, membuat komoditas berdenominasi Dolar jadi kurang menarik.
Di perdagangan Asia, Brent turun kembali di bawah $70/barel dan WTI melemah ke kisaran $64/barel, setelah sehari sebelumnya berhasil menembus $70 untuk pertama kalinya sejak pertengahan 2025.
Meski koreksi, Pasar belum benar-benar tenang karena fokus Trump ke Iran terus menambah premi risiko. Citi memperkirakan premi risiko Brent masih sekitar $7–$10 per barel—artinya, harga masih “dibumbui” ketegangan geopolitik.
Kekhawatiran terbesar ada di Selat Hormuz, jalur sempit yang penting untuk pengiriman energi global. Jika ketegangan naik dan jalur ini terganggu, Pasar langsung menghitung potensi gangguan pasokan dan menyalakan harga.
Menambah panas, Iran (IRGC) mengadakan latihan militer tembak langsung di Hormuz pada 1–2 Februari, yang otomatis membuat pelaku Pasar ekstra waspada jelang akhir pekan.
Di sisi pasokan, perhatian juga tertuju pada pertemuan OPEC+ pada Minggu (1/2) untuk meninjau kebijakan pasokan bulan Maret. Ekspektasi Pasar: OPEC+ cenderung mempertahankan jeda/pause kebijakan saat ini.
Intinya, Minyak memang “ngerem” setelah reli cepat, tapi Pasar masih sulit santai: selama isu Iran–Hormuz dan keputusan OPEC+ belum keluar, harga rentan bergerak tajam hanya karena headline—naik atau turun dalam hitungan jam.(asd)
Sumber : Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Panduan & Informasi Resmi

Sumber

Artikel ini mengutip laporan bestprofit-futures.co.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.