Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Aussie Dollar Ngebut ke 69 Sen—RBA Mau Naikkan Suku Bunga Lagi?

Aussie Dollar Ngebut ke 69 Sen—RBA Mau Naikkan Suku Bunga Lagi?

Analisis Aussie Dollar Ngebut ke 69 Sen—RBA Mau Naikkan Suku Bunga Lagi? - Data Pasar 2026-01-27

Aussie Dollar Ngebut ke 69 Sen—RBA Mau Naikkan suku bunga Lagi?

Dolar Australia (AUD) diperdagangkan di sekitar US$0,691 pada Selasa (27 Januari 2026), mendekati level terkuat sejak awal 2023. Kenaikan ini banyak ditopang “daya tarik imbal hasil”, karena investor melihat Australia menawarkan return Obligasi yang makin menarik dibanding beberapa negara lain.
Pendorong utamanya datang dari Pasar Obligasi. Yield Obligasi Pemerintah Australia tenor 3 tahun—yang biasanya paling sensitif terhadap arah suku bunga—naik dan disebut berada di level tertinggi sejak November 2023. Kombinasi reputasi peringkat kredit Australia yang kuat dan ekspektasi bank sentral yang cenderung “hawkish” membuat aset AUD terlihat lebih menarik bagi investor global.
Data tenaga kerja domestik ikut memperkuat narasi itu. Laporan terbaru menunjukkan tingkat pengangguran Desember turun ke 4,1%, terendah dalam tujuh bulan, sementara penambahan pekerjaan jauh melampaui perkiraan Pasar. Angka ini membuat sebagian pelaku Pasar menilai tekanan permintaan di ekonomi masih cukup kuat, sehingga peluang kebijakan moneter tetap ketat menjadi lebih besar.
Fokus berikutnya beralih ke data inflasi yang akan dirilis Rabu, 28 Januari 2026. Investor akan memantau CPI bulanan Desember dan terutama trimmed mean (rata-rata terpotong) kuartal IV, karena ukuran ini sering dipakai untuk membaca tekanan harga “inti” yang lebih bersih dari gejolak komponen ekstrem.
Pasar memperkirakan inflasi bulanan Desember bisa naik setelah sebelumnya cenderung stagnan, sementara trimmed mean kuartal IV diprediksi sedikit melambat. Kalau inflasi ternyata lebih panas dari perkiraan, ekspektasi “RBA lebih hawkish” bisa makin menguat—dan itu biasanya ikut menjaga AUD tetap kencang. Tapi bila inflasi mendingin lebih cepat, AUD berisiko kehilangan tenaga karena Pasar mulai mengurangi taruhan kenaikan suku bunga. (az)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Panduan & Informasi Resmi

Sumber

Artikel ini mengutip laporan bestprofit-futures.co.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.