Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Minyak Berfluktuasi, Ketegangan Greenland Mengintai

Minyak Berfluktuasi, Ketegangan Greenland Mengintai

Analisis Minyak Berfluktuasi, Ketegangan Greenland Mengintai - Data Pasar 2026-01-20

Harga Minyak bergerak naik-turun tipis karena Pasar masih menimbang dampak dari dorongan AS untuk menguasai Greenland. Brent bertahan di sekitar $64 per barel, sementara ketegangan politik membuat pelaku Pasar hati-hati. Trump kembali menyerang sekutu-sekutunya lewat media sosial, dan pemimpin Eropa mulai memberi sinyal akan merespons keras jika AS benar-benar menerapkan Tarif terkait wilayah semi-otonom milik Denmark itu.
Eskalasi ini sudah menekan Pasar saham dan mendorong Harga Emas serta Perak menembus rekor. Namun untuk Minyak, efeknya masih kecil karena Pasar lebih fokus ke faktor fundamental. “Kekhawatiran pertumbuhan akibat ancaman Tarif membebani sentimen risiko,” kata analis UBS Giovanni Staunovo. Intinya, kalau perang dagang membesar, permintaan energi bisa ikut melemah.
Di sisi lain, Minyak tetap terbebani oleh kekhawatiran pasokan lebih besar daripada permintaan. Badan Energi Internasional memperkirakan surplus signifikan, bahkan bisa lebih dari 3,8 juta barel per hari tahun ini. Meski begitu, gangguan pasokan membantu menahan penurunan, setelah produsen terbesar Kazakhstan sempat menghentikan produksi di ladang Tengiz dan Korolev usai dua kebakaran di pembangkit listrik.
Menjelang pidatonya di Davos hari Rabu, Trump kembali menegaskan dorongan untuk Greenland dan merasa Uni Eropa tidak akan terlalu melawan. Di Pasar, Brent kontrak Maret sempat naik 0,8% ke $64,47 di London, sementara WTI Februari (yang berakhir Selasa) naik 1% ke $60,06. Selain itu, harga Minyak Timur Tengah juga mulai “berbeda arah”: Minyak berat jadi lebih murah dibanding Minyak ringan, membuat kilang Asia cenderung memilih Minyak medium-asam demi margin yang lebih tebal.(alg)
Sumber: Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Sumber

Artikel ini mengutip laporan bestprofit-futures.co.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.