Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Ditengah Kekhawatiran Surplus: Minyak Melemah 1%

Ditengah Kekhawatiran Surplus: Minyak Melemah 1%

Analisis Ditengah Kekhawatiran Surplus: Minyak Melemah 1% - Data Pasar 2026-01-07

Harga Minyak melemah pada Selasa (6/1), ketika Pasar kembali fokus pada cerita besar 2026: pasokan global yang dinilai bakal longgar. Ketidakpastian soal Venezuela usai penangkapan Nicolás Maduro oleh AS memang jadi perhatian, tapi pelaku Pasar menilai risiko itu belum cukup untuk mengubah keseimbangan suplai-permintaan dalam waktu dekat.
Pada perdagangan siang waktu AS, Brent turun 1,1% ke US$61,07 per barel, sementara WTI turun 1,4% ke US$57,53. Analis PVM Oil Tamas Varga mengatakan masih terlalu dini menilai dampak penangkapan Maduro terhadap neraca Minyak, namun satu hal terlihat jelas: pasokan 2026 diperkirakan tetap memadai, baik ada tambahan produksi Venezuela maupun tidak.
Morgan Stanley memperkirakan pertumbuhan permintaan Minyak global tahun lalu sekitar 900 ribu barel per hari, lebih rendah dari tren historis 1,2 juta bph. Di sisi suplai, bank itu mencatat produksi OPEC naik 1,6 juta bph dan non-OPEC naik 2,4 juta bph antara kuartal IV 2024 dan kuartal IV 2025—membuat 2026 dimulai dengan posisi suplai yang sangat kuat. Imbasnya, Pasar berisiko masuk surplus hingga 3 juta bph pada paruh pertama 2026.
Nada hati-hati juga muncul dari survei Reuters pada Desember: pelaku Pasar menilai harga Minyak tahun ini berpotensi tertekan karena suplai bertambah saat permintaan tak cukup agresif. Fokus berikutnya ada pada data persediaan AS—API merilis estimasi stok pada Selasa malam waktu setempat, disusul data resmi Pemerintah pada Rabu. Jika stok kembali naik, tekanan ke harga bisa berlanjut.
Isu Venezuela tetap jadi variabel tambahan. Penangkapan Maduro membuka spekulasi soal masa depan embargo Minyak Venezuela dan peluang kenaikan output. Namun menurut Rystad Energy, tambahan pasokan yang realistis dalam 2–3 tahun ke depan kemungkinan hanya sekitar 300 ribu bph dengan belanja tambahan terbatas—sementara skenario produksi besar membutuhkan komitmen modal internasional dan waktu panjang.(yds)
Sumber: Reuters.com

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Panduan & Informasi Resmi

Sumber

Artikel ini mengutip laporan bestprofit-futures.co.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.