Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Harga Minyak Melemah, Ancaman Oversupply Makin Nyata?

Harga Minyak Melemah, Ancaman Oversupply Makin Nyata?

Analisis Harga Minyak Melemah, Ancaman Oversupply Makin Nyata? - Data Pasar 2025-11-25

Harga Minyak bergerak turun pada perdagangan Selasa (25/11), dengan Minyak Brent melemah sekitar 0,5% ke kisaran US$63,04 per barel dan WTI turun 0,5% ke sekitar US$58,56 per barel. Kekhawatiran bahwa pasokan Minyak tahun depan akan melebihi permintaan menekan harga, meski perundingan damai Ukraina masih buntu dan sanksi terhadap Minyak Rusia belum menunjukkan tanda-tanda dicabut.
Sehari sebelumnya, kedua acuan Minyak sempat naik sekitar 1,3% karena Pasar meragukan tercapainya kesepakatan damai yang bisa membuka kembali arus ekspor Minyak dan produk energi Rusia tanpa hambatan. Namun, untuk prospek 2026, banyak proyeksi justru memperkirakan pertumbuhan pasokan akan lebih besar dibanding kenaikan permintaan, sehingga risiko kelebihan pasokan kembali mencuat.
Analis menilai bahwa dalam jangka pendek, risiko utama justru oversupply, sehingga level harga saat ini dinilai rentan terhadap tekanan jual lebih lanjut. Di saat yang sama, sanksi baru terhadap Rosneft dan Lukoil, serta larangan produk olahan Minyak Rusia ke Eropa, membuat beberapa kilang India—termasuk Reliance—mengurangi pembelian Minyak Rusia.
Dengan opsi penjualan yang makin sempit, Rusia berupaya meningkatkan ekspor ke China. Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak menyebut Moskow dan Beijing tengah membahas cara memperluas aliran ekspor Minyak ke China. Meski begitu, fokus utama pelaku Pasar tetap pada potensi ketidakseimbangan lebih lebar antara pasokan dan permintaan global dalam beberapa waktu ke depan.(yds)
Sumber: Reuters.com

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Panduan & Informasi Resmi

Sumber

Artikel ini mengutip laporan bestprofit-futures.co.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.