Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

China Kirim Sinyal Aneh, Dolar Australia Malah Meledak

China Kirim Sinyal Aneh, Dolar Australia Malah Meledak

Analisis China Kirim Sinyal Aneh, Dolar Australia Malah Meledak - Data Pasar 2025-11-14

Dolar Australia (AUD) menguat terhadap Dolar AS (USD) pada perdagangan Jumat(14/11), setelah sebelumnya sempat melemah di sesi sebelumnya. Pasangan AUD/USD bangkit lagi setelah rilis data Produksi Industri dan Penjualan Ritel Tiongkok untuk bulan Oktober. Pergerakan ini wajar, karena Tiongkok adalah mitra dagang utama Australia, sehingga setiap perubahan di ekonomi Tiongkok hampir selalu memberi efek langsung ke pergerakan AUD.
Data terbaru dari Biro Statistik Nasional Tiongkok (NBS) menunjukkan Penjualan Ritel naik 2,9% YoY di Oktober. Angka ini sedikit lebih rendah dari 3,0% di September, tapi tetap lebih baik dari perkiraan 2,7%. Produksi Industri naik 4,9% YoY, di bawah ekspektasi 5,5% dan juga lebih rendah dari 6,5% sebelumnya. Di sisi lain, Investasi Aset Tetap masih tertekan dengan -1,7% year-to-date, lebih lemah dibanding perkiraan -0,8%. Kombinasi angka ini memberi sinyal bahwa ekonomi Tiongkok belum sepenuhnya kuat, tapi juga belum seburuk yang dikhawatirkan Pasar.
Dalam konferensi pers, NBS menegaskan bahwa Tiongkok akan terus mendorong “kekuatan produktif baru” dan melihat dinamika permintaan-penawaran yang mulai membaik. Kenaikan harga jasa dan barang industri membantu mendorong inflasi (CPI) Oktober kembali ke wilayah positif. Otoritas menilai proses stabilisasi ekonomi ini cukup kuat untuk mendukung target pertumbuhan sepanjang tahun, sehingga sentimen terhadap aset yang sensitif terhadap China, seperti AUD, mendapat sedikit angin segar.
Dari dalam negeri Australia, AUD juga mendapat tambahan dukungan dari data ketenagakerjaan yang membaik. Data tenaga kerja yang solid membuat Pasar menilai Bank Sentral Australia (RBA) masih akan menjaga kebijakan moneter dalam mode “restriktif”. Wakil Gubernur RBA Andrew Hauser menyebut bahwa kebijakan saat ini masih dianggap ketat, dan jika suatu saat tidak lagi sedikit restriktif, hal itu akan sangat memengaruhi keputusan suku bunga BI ke depan. Kombinasi sinyal “China tidak seburuk dugaan” dan prospek RBA yang tetap hati-hati inilah yang membuat AUD terlihat lebih percaya diri terhadap USD. (az)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam Software Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Panduan & Informasi Resmi

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.