Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Aussie Dollar Nanjak, Dolar AS Melemah

Aussie Dollar Nanjak, Dolar AS Melemah

Analisis Aussie Dollar Nanjak, Dolar AS Melemah - Data Pasar 2025-10-28

Dolar Australia (AUD) naik ke sekitar $0,656 pada Selasa(28/10), level tertinggi dalam hampir tiga minggu. Kenaikan ini terutama karena Dolar AS (greenback) sedang melemah. Pelaku Pasar di AS menunggu keputusan The Fed hari Rabu, dan banyak yang sudah memasang ekspektasi bahwa suku bunga acuan akan dipotong 25 bps. Sentimen positif soal kemungkinan kesepakatan dagang AS-Tiongkok juga bikin permintaan aset safe haven seperti Dolar AS agak turun, jadi ruang gerak AUD makin longgar.
Dari sisi domestik Australia, Pasar sekarang menunggu dua data penting: inflasi kuartal III yang akan keluar Rabu, dan CPI bulanan September. Angka-angka ini akan sangat menentukan pandangan soal arah suku bunga ke depan. Kalau inflasi masih panas, RBA bisa saja tahan suku bunga tinggi lebih lama. Kalau inflasi mulai jinak, peluang longgar nanti jadi lebih besar.
Menariknya, peluang pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Australia turun tajam. Saat ini Pasar cuma menghitung kemungkinan sekitar 15%, jauh turun dari sekitar 60% sebelumnya. Kenapa turun? Gubernur RBA Michele Bullock menegaskan bahwa Pasar tenaga kerja Australia masih “sedikit ketat,” meskipun angka pengangguran naik lebih tinggi dari proyeksi RBA. Artinya, RBA belum merasa harus cepat-cepat potong bunga. Jadi, untuk saat ini, AUD di $0,656 didorong lebih banyak oleh lemahnya Dolar AS – bukan karena RBA jadi dovish. (az)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Panduan & Informasi Resmi

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.