Sunday, 8 November 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

OPEC+ Bikin Pasar Minyak Cemas

OPEC+ Bikin Pasar Minyak Cemas

Harga Minyak dunia bersiap mencatat penurunan mingguan terbesar sejak akhir Juni, menjelang pertemuan penting OPEC+ pada hari Minggu. Pertemuan ini diperkirakan akan membahas penambahan pasokan Minyak yang sebelumnya ditahan, memicu kekhawatiran akan kelebihan pasokan global. Meskipun harga Minyak Brent sempat naik mendekati $65 per barel pada hari Jumat, nilainya masih turun sekitar 8% sepanjang minggu. Sementara itu, Minyak West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di kisaran $61 per barel.
Analis memperkirakan bahwa OPEC+ dapat mempercepat peningkatan produksi untuk bulan November, sebagai bagian dari upaya merebut kembali pangsa Pasar global. Tanda-tanda awal kelebihan pasokan sudah mulai terlihat, terutama di wilayah Timur Tengah. Badan Energi Internasional (IEA) bahkan memperkirakan bahwa surplus Minyak global bisa mencapai rekor tertinggi tahun depan akibat kembalinya pasokan dari OPEC+. Beberapa bank besar di Wall Street bahkan memperkirakan harga Brent bisa turun ke kisaran $50 per barel.
Meski begitu, sejumlah pelaku Pasar percaya bahwa potensi peningkatan produksi OPEC+ sudah diantisipasi Pasar sejak awal pekan. Menurut Chris Weston dari Pepperstone Group di Melbourne, banyak investor yang mulai membeli kembali dan mengambil posisi beli (net-long). Berdasarkan survei Bloomberg, OPEC telah menaikkan produksi sebesar 400.000 barel per hari pada bulan September, dengan Arab Saudi menyesuaikan pasokan tepat sesuai kuota yang telah disepakati. JPMorgan juga mencatat bahwa September mungkin menjadi titik balik, di mana Pasar Minyak kini bergerak menuju surplus yang besar.(ads)
Source:Newsmaker.id

Sumber

Artikel ini mengutip laporan cmegroup.com . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.