Harga Emas stabil pada Rabu (24/9), bergerak sedikit di bawah rekor yang dicapai pada sesi sebelumnya, karena investor bersiap menunggu rilis data ekonomi akhir pekan ini untuk petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan Federal Reserve.
Spot Emas tercatat stabil di $3.765,02/oz pada 09:40 waktu setempat (13:40 GMT), setelah menyentuh rekor $3.790,82 pada Selasa. Kontrak berjangka Emas AS kontrak Desember turun tipis 0,5% ke $3.798,20.
Sementara kata Phillip Streible, chief market strategist di Blue Line Futures “Emas masih mencerna sejumlah komentar dari Federal Reserve kemarin dan juga ketegangan geopolitik dengan Rusia. Saat ini ada dukungan, namun Pasar sedikit berhati-hati menjelang rilis beberapa data ekonomi,”.
Di sisi lain Ketua The Fed Jerome Powell pada Selasa tidak memberi petunjuk baru mengenai arah suku bunga, yang menekankan bank sentral harus cermat menyeimbangkan risiko inflasi yang membandel dengan pelemahan Pasar kerja.
Pasar saat ini memperkirakan dua pemangkasan suku bunga 25 bps tahun ini Oktober (probabilitas 94%) dan Desember (79%), menurut CME FedWatch. Investor kini menunggu data klaim pengangguran mingguan AS pada Kamis dan indeks PCE yang menjadi ukuran inflasi pilihan The Fed pada Jumat untuk sinyal baru terkait peluang pemangkasan.
Di sisi geopolitik, militer Ukraina menyatakan pada Rabu bahwa mereka menyerang dua stasiun pompa Minyak di wilayah Volgograd, Rusia, pada malam hari.
Emas safe haven cenderung lebih menarik di masa ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, serta biasanya berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah karena merupakan aset non-yielding.
Spot Perak naik 0,3% ke $44,15/oz (dekat tertinggi 14 tahun). Platinum menguat 0,1% ke $1.479,34, dan paladium naik 0,8% ke $1.228,85.
Sumber: Reuters
