Emas (XAU/USD) menembus rekor baru di kisaran $3.703 pada Selasa (16/09) sebelum terkonsolidasi; saat penulisan bergerak sekitar $3.689. Dorongan utama datang dari pelemahan Dolar AS dan imbal hasil Treasury yang rendah, sementara permintaan safe haven menguat karena Pasar hati-hati menanti keputusan kebijakan The Fed pada Rabu.
DXY merosot ke level terendah dalam beberapa pekan, mencerminkan sentimen bahwa Pasar hampir sepenuhnya menilai pemangkasan 25 bps minggu ini. Imbal hasil yang jinak menurunkan opportunity cost memegang aset tanpa kupon seperti Emas, menjaga bias kenaikan tetap hidup.
Fokus kini tertuju pada proyeksi ekonomi & dot plot serta konferensi pers Jerome Powell. Nada yang hati-hati atau kurang dovish bisa memicu pullback jangka pendek, sementara konfirmasi jalur easing yang stabil berpeluang menjaga Emas di atas area puncak terbaru.
Dari sisi data, penjualan ritel AS Agustus +0,6% m/m (di atas konsensus +0,2%) dengan revisi Juli ke +0,6%, menandakan konsumsi tetap solid dan mengurangi kekhawatiran resesi. Data yang kuat dapat membatasi agresivitas pemangkasan ke depan, tetapi untuk saat ini belum mengubah ekspektasi Pasar terhadap cut perdana.
Secara taktikal, area $3.700 tetap gerbang psikologis; tembus dan bertahan membuka ruang ke $3.715–$3.730 lalu $3.750. Di bawahnya, $3.680 menjadi penopang awal, diikuti $3.650. Selama Dolar melemah dan Powell tidak terlalu hawkish, bias masih condong naik.(ayu)
Sumber: newsmaker.id
