Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Serangan Israel & Sanksi AS Dongkrak Harga Minyak

Serangan Israel & Sanksi AS Dongkrak Harga Minyak

Harga Minyak naik pada hari Rabu (10/9) setelah Israel menyerang pimpinan Hamas di Qatar, Polandia menembak jatuh pesawat nirawak, dan AS mendorong sanksi baru terhadap pembeli Minyak Rusia, tetapi kekhawatiran atas kelebihan pasokan Minyak mentah membatasi kenaikan lebih lanjut.
Harga Minyak mentah Brent naik 56 sen, atau 0,8%, menjadi $66,95 per barel, pada pukul 08.35 GMT, dan Harga Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 56 sen, atau 0,9%, menjadi $63,19 per barel.
Harga sempat ditutup naik 0,6% pada sesi perdagangan sebelumnya setelah Israel mengatakan telah menyerang pimpinan Hamas di Doha.
Kedua Harga acuan tersebut naik hampir 2% tak lama setelah serangan, tetapi kemudian kembali mencatatkan kenaikan yang signifikan.
Di tempat lain, ketegangan geopolitik juga meningkat ketika Polandia menembak jatuh pesawat nirawak (drone) dalam serangan Rusia yang meluas di Ukraina barat pada hari Rabu, menandai pertama kalinya anggota NATO melepaskan tembakan dalam perang tersebut. Namun, tidak ada ancaman langsung gangguan pasokan.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump telah mendesak Uni Eropa untuk mengenakan Tarif 100% terhadap Tiongkok dan India sebagai strategi untuk menekan Presiden Rusia Vladimir Putin, menurut beberapa sumber.
Tiongkok dan India adalah pembeli utama Minyak Rusia, yang telah membantu menopang kas Rusia sejak melancarkan invasi ke Ukraina pada tahun 2022.
Para pedagang memperkirakan Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuan 16-17 September, yang akan mendorong aktivitas ekonomi dan permintaan Minyak.
Namun, prospek pasokan tetap bearish. Badan Informasi Energi AS memperingatkan bahwa Harga Minyak mentah global akan berada di bawah tekanan signifikan dalam beberapa bulan mendatang karena meningkatnya persediaan seiring OPEC+ meningkatkan produksi.
Stok Minyak mentah, bensin, dan sulingan AS naik pekan lalu, kata sumber Pasar, mengutip data American Petroleum Institute pada hari Selasa. Data Pemerintah akan dirilis pada pukul 14.30 GMT.
Sumber: Reuters

Sumber

Artikel ini mengutip laporan bestprofit-futures.co.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.