Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Minyak Turun, OPEC+ Pertimbangkan Tambah Produksi

Minyak Turun, OPEC+ Pertimbangkan Tambah Produksi
Declining row of crude oil barrels

Harga Minyak melemah tajam setelah laporan Reuters menyebut OPEC+ akan membahas kemungkinan kenaikan produksi baru pada pertemuan akhir pekan ini. West Texas Intermediate (WTI) sempat jatuh hingga 2,6% ke $64,07 per barel, sementara Brent untuk kontrak November turun 2,1% ke $67,71 per barel. Penurunan ini juga dipicu data ekonomi AS yang lebih lemah dari perkiraan, sehingga mengurangi prospek konsumsi jangka panjang.
Sebelumnya, Pasar memperkirakan OPEC+ akan menahan produksi untuk Oktober setelah serangkaian kenaikan. Namun, langkah baru menambah pasokan bisa memperbesar surplus Minyak di kuartal keempat tahun ini, terutama ketika pasokan dari luar OPEC diprediksi melonjak. Strategi OPEC+ untuk merebut kembali pangsa Pasar membuat trader semakin waspada terhadap arah kebijakan kartel.
Menurut analis, keputusan OPEC+ kali ini berisiko. Jika benar menambah produksi di tengah permintaan musiman yang lebih lemah, Pasar bisa kelebihan pasokan lebih cepat. Meski begitu, sebagian pelaku Pasar masih percaya OPEC+ akan menahan diri, mengingat kenaikan pasokan berlebihan justru bisa merugikan Harga Minyak global.
Ketidakpastian ini juga terjadi di tengah tekanan geopolitik. Presiden AS Donald Trump berusaha menekan India agar mengurangi impor Minyak Rusia, sekaligus mengirim kapal perang ke Venezuela dalam operasi kontra-narkotika. Kondisi ini menambah kompleksitas Pasar Minyak, yang kini harus menimbang baik-baik kombinasi faktor fundamental dan politik global.(ayu)
Sumber: Newsmaker.id

Sumber

Artikel ini mengutip laporan bestprofit-futures.co.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.