Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Minyak Sideways: Output Naik Imbangi Disrupsi Rusia

Minyak Sideways: Output Naik Imbangi Disrupsi Rusia

Harga Minyak bergerak dalam kisaran sempit pada Senin (1/9) karena kekhawatiran atas kenaikan produksi dan dampak Tarif AS terhadap permintaan menetralkan gangguan pasokan yang berasal dari meningkatnya serangan udara Rusia–Ukraina.
Minyak Brent turun 30 sen, atau 0,44%, ke $67,18 per barel pada 05.00 GMT, sementara WTI AS berada di $63,73 per barel, turun 28 sen, atau 0,44%. Perdagangan diperkirakan sepi karena libur bank di AS.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada Minggu berjanji akan membalas dengan memerintahkan lebih banyak serangan jauh ke dalam wilayah Rusia setelah serangan drone Rusia terhadap fasilitas listrik di utara dan selatan Ukraina. Kedua negara meningkatkan serangan udara dalam beberapa pekan terakhir, menargetkan infrastruktur energi dan mengganggu ekspor Minyak Rusia.
Pasar tetap khawatir soal arus Minyak Rusia, dengan pengiriman mingguan dari pelabuhannya turun ke level terendah empat minggu di 2,72 juta bph, menurut data pelacak kapal yang dikutip analis ANZ. Namun, ekspor Minyak Rusia ke India diperkirakan naik pada September meski AS memberlakukan Tarif sekunder pada New Delhi karena membeli Minyak dari Moskow.
Minyak Brent dan WTI mencatat penurunan pertama dalam empat bulan pada Agustus, turun 6%+ di tengah kekhawatiran pasokan OPEC+. Investor menanti pertemuan 7 September antara anggota OPEC dan sekutunya untuk petunjuk pasokan lebih lanjut.
Sementara itu, produksi Minyak mentah AS mencapai rekor pada Juni, naik 133 ribu bph menjadi 13,58 juta bph, menurut EIA. Laporan Pasar tenaga kerja AS pekan ini akan memberi gambaran penting tentang kesehatan ekonomi dan menguji keyakinan investor bahwa pemangkasan suku bunga akan segera datang, pandangan yang telah meningkatkan selera terhadap aset berisiko seperti komoditas.(yds)
Sumber: Reuters

Sumber

Artikel ini mengutip laporan bestprofit-futures.co.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.