Harga Emas (XAU/USD) kembali melemah setelah gagal menembus level $3.400 dalam sesi Erops pada hari Senin. Saat ini Harga Emas turun, bergerak di $3.358. Sentimen Pasar yang positif—didukung rebound Pasar saham Asia dan ekspektasi pertemuan antara AS dan Rusia—mengurangi permintaan terhadap aset safe-haven seperti Emas. Namun, harapan bahwa The Fed akan kembali menurunkan suku bunga di bulan September tetap membatasi penurunan lebih lanjut, sehingga Emas masih mendapat dukungan teknis meskipun Dolar AS sedikit pulih dari level terendah dua pekan.
Ketidakpastian soal perundingan Tarif AS‑Tiongkok menjelang tenggat 12 Agustus turut menopang Harga Emas. Investor terlihat enggan bergerak agresif dan memilih menunggu rilis data penting minggu ini—khususnya inflasi konsumen (CPI) pada Selasa dan inflasi produsen (PPI) pada Kamis—untuk melihat arah kebijakan moneter AS selanjutnya. Selain itu, ketegangan geopolitik seputar dialog AS‑Rusia soal Ukraina juga turut mengurangi tekanan jual terhadap Emas.
Sorotan juga tertuju pada pernyataan pejabat The Fed yang mendukung ekspektasi penurunan suku bunga. Presiden Fed St. Louis, Alberto Musalem, menyatakan risiko kegagalan mencapai target inflasi dan ketenagakerjaan semakin tinggi, sementara Gubernur Fed Michelle Bowman memperkuat keyakinannya bahwa tiga pemangkasan suku bunga kemungkinan tepat dilakukan tahun ini. Ekspektasi ini sebelumnya diperkuat oleh data Nonfarm Payrolls Juli yang menunjukkan pelemahan di Pasar tenaga kerja AS.(ayu)
Sumber: Newsmaker.id
