Harga Emas naik pada Kamis, didorong oleh meningkatnya permintaan aset safe haven akibat ketegangan dagang baru yang dipicu oleh kenaikan tajam Tarif AS. Melemahnya Dolar AS serta spekulasi pemangkasan suku bunga oleh The Fed turut menambah daya tarik Emas.
Harga Emas spot naik 0,4% menjadi $3.380,81 per ons pada pukul 08:51 GMT, sementara kontrak Emas berjangka AS naik 0,6% menjadi $3.454,80 per ons.
Gelombang baru Tarif dari Presiden AS Donald Trump, mulai dari 10% hingga 50% dan menargetkan puluhan negara, mulai berlaku Kamis ini. Kebijakan ini semakin menguji strategi dagang agresif pemerintahannya. Trump juga mengumumkan Tarif 100% atas impor semikonduktor, meski akan ada pengecualian bagi perusahaan yang memproduksi atau berkomitmen membangun pabrik di AS.
Indeks Dolar (.DXY) turun 0,2% ke posisi terendah dalam satu setengah minggu, membuat Emas lebih murah bagi pemegang mata uang lain.
“Ketidakpastian kembali menjadi sorotan, terutama dengan perkembangan terbaru soal Tarif, yang membangkitkan kembali permintaan safe haven. Kami juga melihat dukungan dari sentimen makro yang lebih luas, termasuk pelemahan Dolar AS dan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed,” ujar Soni Kumari, analis komoditas di ANZ.
Menurutnya, “Tarif menjadi pemicu utama saat ini, tetapi pendorong yang lebih besar adalah bagaimana kinerja ekonomi AS. Jika terjadi perlambatan signifikan di paruh kedua tahun ini, Harga Emas bisa mencapai target kami $3.500 pada September.”
Presiden The Fed Minneapolis, Neel Kashkari, mengatakan bank sentral mungkin perlu memangkas suku bunga dalam waktu dekat karena perlambatan ekonomi AS. Berdasarkan alat CME FedWatch, Pasar kini memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September mencapai 93%.
Emas, yang secara tradisional dianggap sebagai aset aman di tengah ketidakpastian politik dan ekonomi, cenderung menguat di lingkungan suku bunga rendah.
Analis NAB memproyeksikan Harga Emas rata-rata mencapai $3.220 per ons pada 2025 dan $3.475 pada 2026, dengan tekanan naik yang masih berlanjut hingga akhir 2026.
Di logam lainnya, Perak spot naik 0,9% ke $38,20 per ons, platinum turun 0,7% ke $1.324,40, dan palladium naik 1,8% menjadi $1.152,46.(yds)
Sumber: Reuters

By IT EF