Harga Emas bergerak stabil pada Selasa (5/8), ditopang ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Fed, namun tertahan oleh Penguatan Dolar AS. Investor juga menantikan pengumuman Presiden Donald Trump terkait penunjukan baru di jajaran Federal Reserve.
Harga spot Emas naik tipis 0,1% ke level $3.376,80 per ons, sementara Emas berjangka AS juga naik 0,1% ke $3.430.
Penguatan Dolar sebesar 0,2% membuat Harga Emas dalam Dolar menjadi lebih mahal bagi pembeli luar negeri, sehingga membatasi permintaan.
Menurut Bob Haberkorn dari RJO Futures, Dolar yang kuat saat ini menjadi tekanan bagi Emas, tetapi sentimen Pasar yang meyakini bahwa The Fed akan memangkas suku bunga mulai September tetap memberikan dukungan bagi logam mulia ini.
Pasar saat ini memperkirakan dua kali pemangkasan suku bunga sebelum akhir tahun, menyusul data ketenagakerjaan AS bulan Juni yang lemah.
Sementara itu, Trump mengatakan akan segera mengumumkan pengganti sementara Gubernur The Fed Adriana Kugler, yang mengundurkan diri pekan lalu, serta calon Ketua The Fed berikutnya. Di sisi lain, data terbaru menunjukkan defisit perdagangan AS menyempit di bulan Juni, mencerminkan dampak Tarif impor terhadap arus perdagangan global.
Investor kini menantikan data ketenagakerjaan AS terbaru yang dijadwalkan rilis Kamis untuk mendapatkan gambaran lebih lanjut tentang arah kebijakan moneter The Fed.
Sementara itu, Harga Perak naik 0,4% ke $37,53 per ons, menyentuh level tertinggi sejak 30 Juli.(yds)
Sumber: Reuters

By IT EF