Harga Emas (XAU/USD) berjuang untuk mendapatkan daya tarik yang berarti dan berfluktuasi dalam kisaran sempit selama sesi Asia pada hari Selasa (27/05) di tengah isyarat fundamental yang beragam. Investor menyambut baik keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menunda penerapan tarif pada Uni Eropa (UE), yang pada gilirannya, dipandang sebagai penghambat bagi komoditas safe haven. Namun, ketidakpastian seputar kebijakan perdagangan Trump membatasi optimisme, yang, bersama dengan Dolar AS (USD) yang secara umum lebih lemah, memberikan dukungan bagi logam mulia.
Investor tetap khawatir bahwa pemotongan pajak dan RUU belanja Trump yang luas akan memperburuk defisit anggaran AS. Lebih jauh, ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan menurunkan biaya pinjaman lebih lanjut pada tahun 2025 membuat USD tertekan mendekati level terendah sejak 22 April dan menopang harga Emas yang tidak memberikan imbal hasil. Selain itu, meningkatnya ketegangan geopolitik akibat perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dan konflik di Timur Tengah membantu membatasi penurunan pasangan XAU/USD, sehingga menimbulkan kehati-hatian bagi para pedagang yang bersikap bearish.(ayu)
Sumber: FXStreet
