Emas stabil pasca kemarin turun lebih dari 2% karena melemahnya suku bunga Federal Reserve dibandingkan sebelumnya, dan karena meredanya ketegangan AS-Tiongkok melemahkan permintaan aset safe haven.
Emas batangan diperdagangkan di atas $3.182 per ons pada Kamis (15/5), yang mendekati level terendah dalam lebih dari sebulan. Imbal hasil obligasi pemerintah AS naik karena ekspektasi bahwa Fed akan menurunkan suku bunga ebih lambat dari yang diperkirakan karena prospek ekonomi yang membaik kesepakatan perdagangan AS-Tiongkok. Imbal hasil dan suku bunga yang lebih tinggi cenderung negatif untuk Emas yang tidak memberikan bunga.
Sementara berlanjutnya kemajuan dalam pembicaraan perdagangan yang dipimpin AS juga menambah hambatan bearish untuk logam mulia, dengan Tiongkok menangguhkan pembatasan ekspor tanah jarang dan barang serta teknologi lainnya pada hari Rabu.
Ketegangan antara dua ekonomi terbesar dunia telah mengurangi daya tarik Emas sebagai aset safe haven dan menyebabkan kenaikan tajam pada aset berisiko pekan ini. Investor khawatir ketegangan perdagangan yang berasal dari tarif Trump dapat memacu inflasi yang lebih cepat dan perlambatan pertumbuhan, atau bahkan resesi.
Harga Emas spot naik 0,2% menjadi $3.182,85 per ons pada pukul 8:04 pagi di Singapura. Indeks Bloomberg Dollar Spot stabil. Perak dan platinum stabil, sementara paladium naik tipis.(yds)
Sumber: Bloomberg
