Harga Emas naik pada hari Selasa (13/5) karena perburuan harga murah setelah penurunan tajam pada hari sebelumnya, sementara data inflasi AS yang lebih lemah dari perkiraan juga memberikan dukungan.
Harga Emas spot naik 0,2% menjadi $3.241,16 per ons pada pukul 09.38 ET (13:38 GMT), setelah jatuh serendah $3.207,30 pada hari Senin. Harga Emas berjangka AS naik 0,6% menjadi $3.245,50.
“Kami melihat koreksi besar pada harga Emas pada hari Senin karena berita bahwa ada kesepakatan yang dibuat antara AS dan China,” kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities.
“Namun, tarif (atas China) masih 30%, yang cukup negatif bagi perekonomian.”
AS dan China pada hari Senin mengatakan mereka akan menghentikan tarif mereka selama 90 hari. Menyusul pembicaraan di Jenewa selama akhir pekan, AS mengatakan akan memangkas tarif impor Tiongkok menjadi 30% dari 145% sementara Tiongkok mengatakan akan memangkas bea masuk impor AS menjadi 10% dari 125%.
Harga Emas batangan telah memecahkan beberapa rekor tertinggi pada tahun 2025, karena kekhawatiran atas perlambatan ekonomi menyusul tarif besar-besaran Presiden AS Donald Trump, pembelian besar-besaran oleh bank sentral, ketegangan geopolitik, dan peningkatan aliran dana ke dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung Emas.
Di tempat lain, indeks harga konsumen AS naik 0,2% bulan lalu, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja Departemen Tenaga Kerja pada hari Selasa. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan CPI akan naik 0,3%.
“Laporan tersebut sedikit condong bersahabat bagi pasar logam mulia karena ini bukan laporan inflasi bermasalah yang akan membuat Federal Reserve menunda pemotongan suku bunga,” tulis Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals, dalam sebuah catatan. Pasar keuangan memperkirakan bank sentral akan melanjutkan pelonggaran kebijakannya pada bulan September.
Suku bunga yang lebih rendah meningkatkan daya tarik Emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.
Harga Perak spot naik 0,1% menjadi $32,62 per ons, platinum naik 1,4% menjadi $989,95, dan paladium naik 0,2% menjadi $947,24. (Arl)
Sumber: Reuters
