XAG/USD Bergerak Turun Mendekati $32,50 Karena Dolar AS Mulai Pulih
Harga Perak (XAG/USD) turun tipis selama sesi Asia hari Selasa (22/4) , diperdagangkan sekitar $32,60 per troy ounce, setelah membukukan kenaikan pada sesi sebelumnya. Logam abu-abu ini tertekan karena Dolar AS (USD) kembali menguat. Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur Greenback terhadap enam mata uang utama, berada di dekat 98,30, didukung oleh rebound imbal hasil Treasury AS 2 tahun, yang sekarang berada di 3,77%.
Namun, Perak dapat kembali menguat karena permintaan safe haven terus berlanjut di tengah ketidakpastian ekonomi yang sedang berlangsung. DXY baru-baru ini jatuh ke level terendah tiga tahun setelah Presiden AS Donald Trump meningkatkan tekanan pada Federal Reserve (Fed), mendesak pemotongan suku bunga yang agresif dan dilaporkan mempertimbangkan pemecatan Ketua Fed Jerome Powell.
Penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett mengonfirmasi bahwa Trump sedang menyelidiki dasar hukum untuk menyingkirkan Powell. Dalam sebuah posting di Truth Social, Trump juga memperingatkan bahwa ekonomi bisa terpuruk kecuali jika Fed bertindak cepat untuk menurunkan suku bunga.(ads)
Sumber: FXStreet
Panduan & Informasi Resmi
Sumber
Artikel ini mengutip laporan bestprofit-futures.co.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.
Peringatan Risiko
Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.
