Emas melemah setelah ditutup pada rekor tertingginya pekan lalu, karena investor mengkaji data ketenagakerjaan AS yang kuat yang membuat para pedagang mengurangi spekulasinya terhadap penurunan suku bunga Federal Reserve yang tajam tahun ini.

Logam mulia turun sebanyak 1,2% di awal sesi Asia, yang tertekan oleh kenaikan imbal hasil Treasury setelah data gaji AS naik terbesar di bulan Maret dalam hampir setahun serta tingkat pengangguran turun menjadi 3,8%. Data-data tersebut mendukung argumen bahwa The Fed tidak akan terburu-buru melonggarkan kebijakan moneternya. Suku bunga yang lebih tinggi biasanya berdampak negatif bagi emas, yang tidak memberikan bunga.

Namun, emas batangan tetap tertopang di atas $2.300 per ons pasca momentum positif selama berminggu-minggu. Langkah ini telah membuat beberapa pengamat bingung di tengah kurangnya pemicu yang jelas atas reli mendadak yang dimulai pada pertengahan Februari.

Emas telah naik lebih dari 17% sejak saat itu, dengan setidaknya beberapa kenaikan dipicu oleh optimisme bahwa The Fed semakin dekat untuk menurunkan suku bunga. Permintaan bank sentral juga menjadi salah satu faktornya, dengan Bank Rakyat Tiongkok melaporkan penambahan selama 17 bulan beruntun pada bulan Maret.

Investor akan mencermati data inflasi AS bulan Maret yang akan dirilis pada hari Rabu, yang dapat memberikan lebih banyak titik terang mengenai posisi para pengambil kebijakan dalam menurunkan suku bunga

Di tempat lain, para pedagang terus memantau ketegangan di Timur Tengah. Dimana Israel mengatakan pada hari Minggu bahwa negaranya akan memindahkan sejumlah pasukan dari Gaza selatan setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan kemenangan sudah dekat. Iran, sementara itu, sedang mempersiapkan tanggapan terhadap dugaan serangan Israel terhadap konsulatnya di Suriah, sementara Hizbullah memperingatkan bahwa mereka siap berperang. Emas batangan cenderung mendapatkan keuntungan dari peningkatan permintaan aset-aset safe haven pada saat risiko geopolitik meningkat.

Harga emas di pasar spot turun 0,2% menjadi $2,325.26 per ons pada pukul 10:01 pagi di Singapura. Logam ini menyentuh rekor $2,330.50 pada hari Jumat. Indeks Bloomberg Dollar Spot naik tipis, sementara perak naik dan platinum serta paladium turun.(yds)

Sumber: Bloomberg

By admin_bpf_surabaya

PT Bestprofit Futures - Surabaya Jl. Panglima Sudirman 10-18, Embong Kaliasin, Genteng, Kota Surabaya. Telp: 031-5349888; E-mail: corporate@bestprofit-futures.co.id Website: www.bestprofit-futures.co.id